Home
|
Untuk konsultasi ke- Islam-an melalui e-mail, silakan kirim ke mailashol@yahoo.com
|
Assalamualaikum Warahmatullah Wa barakatuh. Salam sejahtera Saudara Seiman Sekalian. Selamat datang di Lembaga Dakwah Amal Sholeh. Berkomitmen pada penegakkan Dienullah.
Renungan Minggu IniQUO VADIS Wahnu hanyalah salah satu sebab keruntuhan Umat Islam, lebih jauh lagi, ia merupakan salah satu kelemahan yagn paling mendasar dari kebanyakan Umat, tidak hanya Umat Islam, sebagai Sunnatullah yang berlaku bagi siapa saja. Marilah kita amati Umat Islam di Indonesia. Seperti itukah keadaan Umat Islam di Indonesia?. Anggapan Umat terhadap dunia adalah hasil gabungan pengaruh dari dalam dan luar dirinya, tepatnya lagi bagaimana ia terekspose (terpapar) oleh informasi disekitarnya. Selama 32 tahun terakhir pemerintahan rejim Orde Baru, keberhasilan Umat dinyatakan oleh angka-angka peningkatan pendapatan Umat dan pengurangan jumlah orang miskin. Selama itu pulalah Umat dididik bahwa keberhasilan itu di ukur dari materi yang berpijak pada kepemilikan perorangan (individu). Akibatnya, sebagaimana fitrahnya sebagai manusia yang menginginkan kebaikan, yang paling baik untuk dirinya, maka keberhasilan pencapaian angka-angka tersebut dianggap sebagai keberhasilan yang hakiki. Apapun dilakukan untuk pencapaian tersebut. Umat telah dibutakan oleh dunia. Tentu saja mudah bagi Umat untuk terjerumus kepada kecintaan terhadap dunia ini karena dunia itu riil, sangat nyata. Selalu ada hubungan sebab akibat yang langsung secara eksplisit (gamblang). Jika seseorang tidak punya uang, maka ia bisa tidak makan, tidak punya pakaian, tidak punya kedudukan. Jika seseorang tidak makan, maka ia akan lapar. Jika seserang tidak punya pakaian maka ia akan kedinginan. Jika seseorang tidak punya kedudukan atau jabatan maka ia akan terhina. Hubungan-hubungan yang langsung inilah yang telah menutupi hati Umat terhadap kenyataan yang lain yaitu adanya kehidupan lain yang lebih baik dari dunia ini yaitu kehidupan akhirat yang ABADI dan lebih layak bahkan amat layak untuk dikejar. Amat sangat sulitlah bagi seseorang untuk meyakini sesuatu yang tidak kasat mata, tidak terdengar oleh telinga dan tidak dirasakan seketika itu juga oleh hati, terkecuali apabila telah tertanam padanya keyakinan/keimanan kepada yang ghaib, sekalipun keyakinan kepada yang ghaib itu merupakan fitrah manusia. Salah satu cara bagi penampakan kembali kefithrahan manusia di tentang yang ghaib ini adalah dengan pendidikan, atau dengan kata lain dengan pemaparan informasi yang berhubungan di tentang adanya kehidupan akhirat, di tentang adanya keharusan pembalasan atau pertanggung jawaban manusia terhadap apa yang telah di perbuatnya di dunia ini. Informasi adalah kuncinya. Dengan informasi yang benar, maka hati orang akan terbuka kembali mengingat fitrahnya yang dulu telah ada. Hanya dahulu hatinya tertutup oleh noda-noda hitam diakibatkan oleh kelalaiannya dalam mengingat ALLAH. Dan sumber informasi yang paling terkini dan mumpuni adalah Al-Quran. Siapakah yang berkehendak menyampaikan amanah ALLAH ini, kalau bukan kita, siapa lagi?. Janganlah kita menjadi generasi yang disepelekan oleh ALLAH dan kemudian di ganti dengan yang lebih baik, disebabkan karena kelemahan kita. "Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari Dien-nya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (Al-Maa-idah:54) Suatu generasi yang tidak seperti buih, suatu generasi yang rapih dalam barisan, kuat dalam keilmuan, patuh dalam ketaatan. Alangkah ruginya kita jika kita tidak masuk hitungan di mata ALLAH.Wassalam. Webmaster Tertarikkah anda untuk memahami Islam lebih lanjut?Tanpa dipungut biaya!!!. Jika anda tertarik, kami akan dengan senang hati memberikan artikel-artikel yang saling berkelanjutan mengenai Dienullah Islam melalui e-mail. Sudilah kiranya anda mengisi buku tamu dan menyatakan persetujuan anda untuk mendapat kiriman artikel kami secara berkala melalui layanan lembaga ini yaitu Tarbiyah E-Mail . Jika suatu saat anda merasa artikel yang kami kirim tidak berguna dan ingin tidak diganggu dengan artikel kami, anda dapat memberitahukannya dengan mengirim balik artikel yang kami sediakan untuk anda. Tidak ada paksaan dalam Dienullah. Jika anda hanya sekedar bertamu, sudilah kiranya anda mengisi Buku Tamu yang kami sediakan. Bagi kami, setiap kunjungan merupakan merupakan suatu kehormatan dan kami sangat ingin mengetahui atau berkenalan dengan tamu kami. Dan kunjungilah kami sesering mungkin. Anda dapat berpartisipasi dalam Penegakkan Dienullah melalui:Rekening. Bank BCA A/N Daelimi/Taviv Teguh Waluyo A/C 4780022693 Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan ALLAH dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi ALLAH; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. (At-Taubah:20) Partisipasi dan dukungan anda amat kami harapkan. Siapa yang akan menegakkan Dienullah kalau bukan kita sendiri. Setiap infaq yang disedekahkan Insya Allah kami akan gunakan di jalan ALLAH dan kami akan pertanggung jawabkan melalui penerbitan laporan keuangan setiap bulan. Untuk itu, kunjungilah kami sesering mungkin. Anda Butuh Pelayanan Dakwah Yang Lain?Jika anda mempunyai persoalan-persoalan yang hanya dapat dan pasti hanya dapat dipecahkan dengan baik melalui contoh yang diberikan Rasulullah silahkan anda berkonsultasi melalui E-Mail dengan kami di [email protected]. Selain itu anda dapat juga mengetahui pelayanan yang kami berikan melalui Tentang Kami atau Pelayanan Lembaga atau... Hubungi KamiAnda dapat menghubungi kami dan memberikan komentar anda mengenai home page ini melalui [email protected] selain itu anda bisa mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai pelayanan yang diberikan oleh Lembaga Dakwah Amal Sholeh atau komentar mengenai Lembaga Dakwah Amal Sholeh atau kirim melalui fax atau surat ke alamat di bawah ini.
|